Langsung ke konten utama

Tentang Guru Penggerak



 Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) merupakan langkah strategis dari pemerintah Republik Indonesia dengan mewujudkan guru yang berdaya dan memberdayakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang berorientasi pada peningkatan proses dan hasil belajar peserta didik. Dalam pelaksanannya program guru penggerak adalah program pengembangan keprofesian berkelanjutan melalui pelatihan dan pendampingan yang berfokus pada kepemimpinan pembelajaran agar guru dapat menggerakkan komunitas belajar di sekitarnya yang dapat mewujudkan merdeka belajar peserta didik. Program PGP diselenggarakan dalam rangka memberikan bekal kemampuan kepemimpinan pembelajaran dan pedagogi kepada guru sehingga mampu menggerakkan komunitas belajar, baik di dalam maupun di luar sekolah serta berpotensi menjadi pemimpin pendidikan yang dapat mewujudkan rasa nyaman dan kebahagiaan peserta didik ketika berada di lingkungan sekolahnya masing-masing. Merujuk dari uraian di atas, agar Program PGP dapat berjalan dengan efektif, diperlukan koordinasi yang terstruktur dan sistematis dari setiap elemen pendukungnya, elemen-elemen dimaksud antara lain Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK), Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK), Dinas Pendidikan baik Propinsi maupun Kabupaten Kota, Narasumber, Failitator dan Pendamping. Untuk dapat melakukan koordinasi dengan baik maka dipandang perlu disusun diperlukan sebuah petunjuk teknis sebagai acuan dalam pelaksanaan program PGP.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Soal dan Jawaban Sejarah Tingkat Lanjut Kelas XI (Peradaban Awal Dunia dan Revolusi Dunia)

 SOAL SEJARAH TINGKAT LANJUT KELAS XI SEMESTER 1 Alasan utama yang membuat banyak bangsa tertarik memasuki wilayah Mesopotamia adalah .... A. wilayahnya subur dengan bentang alam bersifat terbuka B. Sungai Efrat dan Tigris merupakan jalur pelayaran perdagangan terkemuka C. Sungai Efrat dan Tigris kaya akan sumber makanan berupa ikan D. wilayahnya bergunung-gunung menjadi benteng pertahanan yang ideal E. orang tertarik mempelajari tulisan serta ilmu pengetahuan di Mesopotamia Jawaban : A Perhatikan data berikut! 1. Ur 2. Eridu 3. Assuria 4. Uruk 5. Ugarit Berdasarkan data di atas, yang termasuk kota-kota besar dalam peradaban Mesopotamia adalah ..., A. 1, 2, 3 B. 1, 2, 4 C. 1, 3, 4 D. 2, 3, 5 E. 3, 4, 5 Jawaban : B Piramida adalah peninggalan kebudayaan Mesir Kuno : Bangunan peninggalan kebudayaan Mesir Kuno memiliki fungsi masing-masing, yaitu .... A. Bangunan 1 berfungsi sebagai penghalau roh jahat dan lambang kekuasaan,...

7 kelompok aset – sumber daya yang dimiliki oleh sekolah

  1. . Aset Sumber Daya Manusia Aset Sumber Daya Manusia adalah sesuatu yang dimiliki dari manusia, misalnya daya pikir, ide, pendapat, dan tenaga yang bisa melakukan berbagai usaha guna memenuhi kebutuhan hidupnya dalam bentuk apapun. Didalam ruang lingkup sekolah SDM pun harus bisa dilakukan sebaik mungkin. Terlebih orang-orang yang berada dalam bidang pendidikan harus memiliki kompeten dan integritas yang tinggi dalam bidangnya. Seperti halnya yang ada disekolah kami, bagaimana seorang Guru Sejarah bisa merangkap menjadi Konten Creator, ataupun guru TIK bisa menjadi seorang ahli musik. Hal-hal yang demikian tentunya bisa membuat sekolah itu sendiri mendapatkan SDM yang luar biasa dan merupakan aset berharga  yang dimiliki sekolah tersebut 2. Aset Sumber Daya Alam Aset Sumber Daya Alam adalah  segala sesuatu yang berasal dari alam yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Sumber daya alam menjadi aset sekolah ketika aset yang dimiliki tersebut d...

Kedatangan Bangsa Deutro dan Proto Melayu

Persebaran Bangsa Proto Melayu dan Deutro Melayu 1. Proses Persebaran Bangsa Proto Melayu Bangsa Proto Melayu disebut juga dengan Melayu Tua. Bangsa ini memasuki wilayah Indonesia pada periode 1500 hingga 500 SM (sebelum masehi). Bangsa ini adalah ras Mongoloid yang berasal dari daerah China Selatan, tepatnya di Yunan, dekat dengan lembah Sungai Yang Tze.Rute jalur masuk bangsa Proto Melayu ke wilayah Nusantara melalui dua jalan, yakni jalan barat dan timur. Rute Barat : Yunan - Thailand - Semenanjung Melayu - Sumatera - Menyebar ke seluruh wilayah Nusantara, terutama bagian barat. Rute Timur : Yunan - Vietnam - Taiwan - Kepulauan Filipina - Sulawesi - Tersebar ke seluruh wilayah Nusantara, terutama bagian timur. Itulah proses persebaran bangsa Proto Melayu hingga sampai ke wilayah Indonesia. Lalu, apa alasan bangsa Proto Melayu (Melayu Tua) ini meninggalkan daerah asalnya? Para ahli berpendapat bahwa alasan kedatangan bangsa-bangsa tersebut disebabkan karena peperangan antar suku, d...